Untukmu, Puanku
Selaksa rindu yang merapah dalam kalbu
Selaksa harapan yang dilangitkan di setiap subuh
Telah ku sematkan dalam bola matamu yang berkilau
Dikalah mataku dan matamu berpadu rasa dalam temu pada
ceruk rak buku itu
Ruang yang sedikit temaram karena cahaya bola lampu dihalangi barisan buku-buku
nampak terang oleh matamu, senyumanmu, dan lepas
rindu kita yang memegang teguh kendali
suasana itu
Kita mengendalikan semuanya sayang
Meskipun ceruk rak buku itu bukan milik kita
Tetapi kita punya cinta yang begitu apik menenun kisah
Kita tak peduli rinai hujan yang merisak di luar sana
Bauh tanah yang masih basah
Engkau membawaku mengelilingi jejak cinta yang telah
kau sematkan dalam matamu
Aku tenggelam hingga pada lembayung.
Hatiku kau derah dengan senyummu, akupun terjatuh
dalam dekapan manja.
Barnabite, 19 April 2023
Paul