Pulanglah,
hari sudah mulai gelap
senja tak lagi menyirami dedaunan dengan cahayanya
tingkap-tingkap langit telah terkunci rapat
hingga cahayapun tak sempat keluar dari awan pekat
Di sini sudah gelap,
PULANGLAH,
nanti kamu akan kehilangan arah
kamu akan bimbang mencari jalan pulang
pulanglah,
Mereka sudah menutup erat pintu rumah
tak mungkin dibukakan kembali
pulanglah sebentar
apakah kamu tidak lelah menunggu sesuatu yang tak pasti
semakin menyiksa engkau pung hati
Kau tahukan?
menunggu itu menyiksa?
menunggu itu menjenuhkan?
pulanglah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar