Dear puan pencipta rindu:
JIKA
Jika nanti engkau rindu dan ingin
menemuiku
Maka datanglah di dua tempat ini;
Di kedai kopi
Tepat di bawah kaki bulan
Aku yang lagi duduk dalam kesunyian
Menulis puisi tentangmu
Yang kursinya adalah pahamu
Dan “sandarannya adalah dadamu”
Alamatnya akan kau temukan dalam
larik-larik rindu ini
Namu, jika di sana engkau tidak jua
menemukan ragaku
Maka pergilan ke ranjangmu
Lalu tidurlah
Karena pada malam
Aku akan datang dan menemuimu,
mencumbumu dalam mimpi-mimpimu
Lalu aku akan membacakan puisi pada Tuhan
Agar ia mengijinkanku tuk
membisikan rasa pada mimpimu
Bahwa;
Akupun sedang merindukanmu
Dan ingin terus mencarimu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar