Malam semakin larut
aku masih setia memeluk kerisauan
batinku tersentil pada ufuk langit gemerlapan
pada cahay bintang yang bertaburan
Malam semakin larut
udara malam begitu apik menggigili tubuh lusuh
memeluk sepih yang tak pernah luput dalam kisah yang terlampau surut
Malam semakin larut
jemariku tak kunjung berhenti
menuliskan sebuah puisi dalam sepih
hingga malamku tak kunjung pamit
karena waktu tak pernah sempit
Agustus, 2023
Tidak ada komentar:
Posting Komentar