Sabtu, 13 April 2024

Puisi II Malam

 Malam semakin larut

aku masih setia memeluk kerisauan

batinku tersentil pada ufuk langit gemerlapan

pada cahay bintang yang bertaburan


Malam semakin larut

udara malam begitu apik menggigili tubuh lusuh

memeluk sepih yang tak pernah luput dalam kisah yang terlampau surut


Malam semakin larut

jemariku tak kunjung berhenti

menuliskan sebuah puisi dalam sepih

hingga malamku tak kunjung pamit

karena waktu tak pernah sempit

                                                            Agustus, 2023



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

    LAPORAN HASIL KEGIATAN KATEKESE PEDNALAMAN KITAB SUCI PERTEMUAN KEDUA - OKTOBER 2025 Dikerjakan Oleh: Paulus Leo Lego Hurit (237...