Rabu, 29 November 2023

PUISI PAUL // "Payung Teduh dan Pilu"

 

                                               



    Payung teduh dan Pilu

 

Hujan telah redah

Pelangi muncul dengan sangat indah

Kau pergi tanpa aba-aba

Meninggalkankisahdalam kasih

Yang Sudah lama telah bersemi

Kukira hanya sejenak

Namun sangat lama

 

Kau menciptakan luka

Demi dia yang kau bilang selalu ada

Namun kau tak sadar

Dirimu telah lama kujaga

Seperti Telur ayam yang baru menetas

Kujaga dengan penuh Cinta yang ikhlas

 

Wahai wanitaku, sedang apa kau menunggu

Payung yang dulu selalu Ada dan teduh

Mungkin akan terlepas dari genggamanmu

Dan akan berlalu pergi

Karena kau telah menemukan pelangi

Yang akan siap menerangi, menghiasi hari-hari

 

Jangan kau kuatir

Hidup ini telah menjadi takdir

Yang telah diukir  rapi

Oleh sang empunya kasih

 

Aku di sini menunggumu

Wahai wanitaku

Cobalah mengerti

Pasang telingamu

Buka matamu

Buka hatimu

Namamu Ada disetiap doaku

Tanpa amin kita bersama.

 

Turubean, 5 juli 2023

 

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

    LAPORAN HASIL KEGIATAN KATEKESE PEDNALAMAN KITAB SUCI PERTEMUAN KEDUA - OKTOBER 2025 Dikerjakan Oleh: Paulus Leo Lego Hurit (237...